Cabut Kasasi Ahok, Anies Percepat Sodetan Terealisasi -->

Iklan Semua Halaman

Cabut Kasasi Ahok, Anies Percepat Sodetan Terealisasi

Admin
Senin, 13 Januari 2020

Asianmuslim.com - Sodetan Ciliwung ke Banjir Kanal Timur yang menjadi salah satu solusi untuk menangani banjir akhirnya akan cepat terealisasi dengan inisiasi Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta.

Pemprov DKI telah mencabut Kasasi yang didaftarkan pada era pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tepatnya pada 29 April. Adapun, berkas kasasi tercatat dengan nomor W2-TUN1.1256/HK.06/V/2016.

Sebelumnya proses pembebasan lahan terkendala di era Gubernur Ahok. Warga Bidara Cina, Jakarta Timur menolak angka appraisal ganti rugi yang ditawarkan. Sehingga proses ini membuat proyek Kementerian PUPR untuk membangun sodetan terhambat.

Kepala Biro Hukum DKI Jakarta Yayan Yuhana mengatakan pihaknya telah mendapat surat kuasa dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mencabut kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN) terkait gugatan warga Bidara Cina, Jakarta Timur.

"(Pencabutan kasasi) awal bulan ini atau akhir Agustus 2019. Sudah dicabut atas perintah Gubernur," katanya ketika dikonfirmasi pada 19/9/2019.

Dia menuturkan alasan utama pencabutan kasasi untuk mempercepat pembangunan inlet sodetan Ciliwung yang sudah lama tertunda. Menurutnya, permasalahan tersebut bisa selesai apabila statusnya sudah inkrah di pengadilan.

Karena itu, Pemprov DKI bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) mencabut kasasi atas gugatan warga Bidara Cina.

"Selama ini [sodetan Ciliwung] tidak selesai karena warga keras dengan pendapatnya sendiri [jadi] gontok-gontokan. Pak Gubernur ingin semuanya mulai dari awal. Mudah-mudahan bisa mempercepat pembangunan dari Ciliwung ke BKT," jelasnya.

Yayan menuturkan setelah ini pihak BBWSCC akan memulai proses pengadaan tanah. Berbeda dengan proyek normalisasi, pemerintah pusat memiliki kewajiban untuk membebaskan tanah warga yang terkena proyek tersebut.

"PTUN sudah dicabut, perdatanya juga sudah. Sekarang semuanya diproses melalui pengadaan tanah. Nanti akan ada penetapan lokasi. BBWSCC yang aka melaksanakan," imbuhnya.

Berita terkait: 4 Stasiun KA Jakarta Bakal disulap Menjadi Transit Orientid Development

Fakta ini sungguh menjadi kebalikan dari fitnah-fitnah yang diarahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dinilai tidak antisipatif terhadap bencana. Kini masyarakat sudah mengetahui masalah utama penghambat proyek dari pusat untuk membangun sodetan adalah upaya Kasasi atas perkara penolakan warga Bidara Cina yang diajukan pemerintahan sebelumnya. Upaya Anies justru memastikan warga mendapat ganti untung dan membantu pemerintah pusat menuntaskan proyek penanggulanan banjir. (Muhammad Akbar)
Baca Juga