Setia Menunggu Selama 18 Tahun Dipenjara, Gadis Palestina Nikahi Pria Pujaan Hatinya.

Iklan Semua Halaman

Setia Menunggu Selama 18 Tahun Dipenjara, Gadis Palestina Nikahi Pria Pujaan Hatinya.

Admin
Minggu, 19 April 2020

Asianmuslim.com - Untuk Pertama kalinya Ikram Abu Aisyah (33 th) bertemu dengan Ismail Abu Aisyah (45 th) keduanya bertemu setelah 18 tahun berpisah karena dipenjara. Ismail masuk penjara atas tuduhan makar oleh zionis israel.

Ismail dan calon istrinya Ikram, keduanya berasal dari desa yang sama, Bait Wazn Tepi Barat Gaza.

Sambil mengenakan masker Keduanya saling bertukar bunga lengkap dengan busana pengantin. Suasana hangat terasa saat puluhan hadirin yang datang melantunkan kalimat takbir tahlil sebagai ungkapan rasa syukur.

Sesuai dengan aturan setempat Ismail dan calon istri tetap juga jaga jarak mencegah penularan covid-19 selama 14 hari lamanya.

Dengan menaiki kendaraan ambulan Ismail sampai di kantor pemerintah Nabulsi selasa petang (14/04/2020). Ismail dipenjara selama 18 tahun oleh zionis.

Sesampainya di tempat, Abu Aisyah menyampaikan rasa gembiranya bisa bebas dari penjara. Selain itu Ismail juga menyampaikan kondisi penjara selama masa pandemi corona. Bahwa pelayanan kesehatan kepada para tahanan tidak terlalu diperhatikan, bahkan seolah tidak menghiraukan jika para tahanan Palestina tertular corona.

Dalam suasana itu Ismail Abu Aisyah menyampaikan permohonan maafnya karena tidak bisa bertatap muka dalam jarak dekat dengan saudara-saudaranya termasuk calon istrinya. Hal ini sesuai peraturan pemerintah yang berlaku saat ini.

Tanpa banyak bicara Abu Aisyah yang berdekatan dengan Ikram yang juga mengenakan masker saling menyerahkan seikat bunga sembari membisikan sesuatu kepada Ismail. Sontak hadirin yang datang bertepuk tangan dan bertakbir sesaat sebelum Ismail Abu Aisyah kembali ke Mobil ambulance.

Ikram Abu Aisyah 33 tahun adalah seorang gadis yang merupakan saudara dekat Darin Abu Aisyah yang telah melakukan aksi isytisyhadiyah 19 tahun yang lalu.

Selama di dalam Penjara Ikram jarang sekali mengunjungi tunangannya (Ismail Abu Aisyah) kecuali beberapa kali saja. Namun ini merupakan komitmen yang telah disepakati oleh keduanya.

"Wahai Ikram engkau telah sanggup menantiku selama bertahun-tahun, maka bersabarlah selama dua minggu untuk kehidupan selanjutnya yang lebih bahagia dan sehat." Demikian ungkap Ismail.

Ikram Abu Aisyah wanita Palestina setia menunggu calon suaminya selama 18 tahun, beliau seorang gadis yang berasal dari Tepi Barat wilayah jajahan Israel. Selama menunggu 18 tahun Ikram sudah menyiapkan acara pernikahannya. Bahkan Ikram sudah membeli sebidang tanah untuk dibangunkan rumah setelah menikah. Sungguh pernikahan yang indah.
Baca Juga