Style Tiga Ulama Besar Saat Muda, Siapakah Mereka?

Iklan Semua Halaman

Style Tiga Ulama Besar Saat Muda, Siapakah Mereka?

Admin
Rabu, 22 April 2020

Asianmuslim.com - Foto ini hadiah bagi kita menjelang ramadhan. Ini style ulama waktu masih muda, hehehe. Ulama kebanggaan umat islam abad ini. Yang "wajib" kita kenal dan kenalkan pada orang terdekat. Mereka akhirnya dikenal sebagai ulama yang berpengaruh dunia pada bidangnya masing-masing. Mereka bintangnya Syam dan dunia islam. Baik melalui karya maupun pemikiran mereka, sangat mewarnai kampus-kampus dan lembaga pendidikan islam abad ke 20-21.

Selain keluasan ilmu mereka juga dikenang sebagai ulama yang nyaris tidak ada pendapat yang melanggar jumhur. Selain tetap di rel jumhur mereka juga dikenang sebagai ulama yang bisa menjawab tantangan zaman, mereka melakukan pembaharuan dibidangnya. Mereka selalu membahas isu-isu kontemporer dengan tetap direl jumhur ulama.

Perpaduan antara kemampuan melihat permasalahan terkini dan keilmuan yang tetap berada dalam rel jumhur ulama, membuat rasa aman bagi para ulama ataupun pelajar dalam mengambil pendapat mereka, makanya tanpa rasa takut buku-buku mereka dijadikan rujukan dalam lembaga-lembaga pendidikan islam. Selama hidupnya mereka semua menulis lebih dari 50 buku dalam hidupnya, sekarang kita sebut karya-karya mereka yang paling dikenang.

Dari yang paling kiri:

1. Syeikh Wahbah Zuhaily

Kitab fenomenal: Fiqh Islamy wa Adilatuh: eksiklopedi hukum-hukum islam dalam 4 mazhab, masalah kontemporer dan dalil masing-masing mazhab, tanpa perlu mentarjih, karena rasa hormat beliau pada para imam, dan hebatnya buku sebesar ini dan banyaknya isu kontemporer tapi nyaris gak ada pendapat beliau yang bertentangan dengan jumhur fuqaha, ini bukti kematangan ilmu beliau, buku ini mungkin salah satu yang terlengkap yang pernah ditulis, sekitar 10 jilid tebal, hampir semua pelajar yang pulang dari timur tengah secara tak tertulis seolah wajib membeli 2 buku besar yaitu buku ini dan fathul bari.

Kitab Tafsir Munir: salah satu tafsir terbaik yang pernah ditulis, dengan manhaj kontemporer, pembahasan lengkap mulai dari segi bahasa, hukum, akhlaq, aqidah, dan faidah lainnya. Yang membuat tafsir ini spesial adalah metode penulisan beliau benaran memudahkan dengan metode modern dan teratur, bahkan sering dijadikan contoh beginilah kerapihan dalam menulis tafsir. Dari segi metode bisa dikatakan inilah bentuk tajdid dalam ilmu tafsir. Membuat orang berkata "jika ingin melihat ilmu syeikh wahbah bacalah tafsir munir", buku lain mungkin membuat beliau dikenang dikalangan pelajar dan cendikiawan tapi tafsir munir membuat beliau dikenang dikalangan ulama

2. Syeikh Muhammad Said Ramadhan Albuty

Kitab fenomenal: Kubra yaqiniyat kawniyah: mungkin buku aqidah yang membahas masalah-masalah kontemporer terbaik yang bisa diajarkan saat ini, jika ingin melihat tajdid sebuah ilmu dikalangan ulama bacalah buku ini, beliau mampu menjawab syubhat-syubhat zaman ini tanpa perlu keluar dari rel jumhur ulama, ini bukti kematangan ilmu beliau
Kitab Fiqh Sirah: ini juga bentuk tajdid dalam ilmu, sejarah selama ini hanya buku yang menceritakan peristiwa, tapi beliau menambahnya dengan ibrah dari pestiwa dan hukum-hukum apa yang bisa diambil dari peristiwa, ditambah jawaban-jawaban ilmiyaj beliau terhadap syubhat kontemporer, membuat buku ini diajarkan dimana-mana

3. Syeikh Nuruddin Itr


Kitab fenomenal: Manhajun Naqd: buku ini mungkin buku yang akan terus dikenang sampai ratusan tahun kedepan, mulai dari kerapihan penulisan dan metodologi penulisan, juga dari segi isi dimana selain menjelaskan manhaj para ulama terdahulu juga penjelasan tentang masalah-masalah terkini dalam ilmu hadis, makanya bisa diakatakan tajdid dalam ilmu hadis, lagi-lagi hebatnya beliau sama sekali gak keluar dari pendapat jumhur. Metode yang beliau pakai dalam kitab ini akhirnya diikuti oleh hampir semua penulis ulumul hadis setelah beliau dan menjadi tren baru dalam penulisan ilmu hadis
Kitab I'lamul Anam: kegelisahan ulama terhadap buku hadisul ahkam yang dipakai untuk mengajar akhirnya terjawab, syeikh nuruddin itr berhasil membuat buku madrasi yang bagus untuk diajarkan dibidang hadis ahkam, mulai dari tabwib yang teratur rapih, isinya ringkas dan padat tapi menjawab semua yang dibutuhkan untuk pelajar, mulai sisi hadisnya, sisi fiqhnya, sisi bahasanya, asbabul wurudnya, sisi tasawufnya dll yang terkait dengan ilmu hadis dan lagi-lagi tanpa ada pendapay syadz yang keluar dari jumhur, buku yang sangat cocok diajarkan untuk para santri menengah.

Jika ingin mengambil manhaj tajdid ambillah dari mereka. Bukan karena aku murid mereka, tapi para ulamalah yang mengatakan bahwa mereka bertiga ulama yang bisa dijadikan panutan. Gak perlu ketinggalan zaman untuk menjadi seorang muslim, dan gak perlu nyeleneh dan keluar dari pendapat ulama untuk berfikir maju dan mengikuti zaman. Mereka contoh bagaimana menjadi seorang muslim yang berpegang teguh pada agama dan bisa berfikir menjawab tantangan zaman. Ditambah akhlaq mereka yang mempraktekkan islam dengan indah.

Mengenalkan mereka pada anak-anak dan murid-murid kita apapun jurusannya mungkin wajib, sebagai contoh yang harus diikuti dizaman edan ini. Mungkin suatu saat aku akan mengenalkan mereka kepada anak-anakkh "nak, jika kamu ingin melihat bagaiaman para sahabat nabi saw hidup dizaman ini dan menjalankan islam maka lihatlah mereka, kenalilah mereka, dan bacalah buku mereka, mereka adalah guru-guru ayah, jika ada sesuatu yang membuat ayah merasa berarti dalam hidup ini maka itu karena ayah pernah belajar pada mereka, kenal sama mereka, lebih penting lagi mereka mengakui ayah sebagai murid mereka, jadikanlah mereka contoh bagi kalian dalam berislam."

Itu aku. Lalu Apa yang bisa kalian katakan tentang mereka bertiga?
Baca Juga