Heboh! Warga Sumut Ramai-ramai Hadang dan Usir Kapal Asing di Pulau Sembilan

Iklan Semua Halaman

Heboh! Warga Sumut Ramai-ramai Hadang dan Usir Kapal Asing di Pulau Sembilan

Admin
Senin, 04 Mei 2020

Asianmuslim.com - Ratusan warga menghadang dan mengusir satu kapal asing berbendera Hongkong yang hendak bersandar di pelabuhan Desa Pulau Sembilan, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Minggu (3/5) sekira Jam 11.00 WIB.

Pengusiran kapal asing dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19, yang saat ini menyebar dan telah memakan korban di berbagai negara di dunia dan Indonesia.

Menurut Kepala Desa Pulau Sembilan Arifin Sum, sebelumnya kapal asing yang hendak mengangkut ikan kerapu di keramba salah satu milik pengusaha tersebut sudah dikarantina di tengah laut selama kurang lebih dua minggu.

"Sebelumnya sudah ada kesepakatan di kantor dengan pihak yang terkait agar kapal asing itu bisa mengangkat ikan, dihadiri oleh warga, Wakapolsek, Kanit Intel, Syahbandar, KSOP, dan tim kesehatan.

Tiba-tiba sebelum musyawarah kapal itu masuk, jadi spontanitas ratusan warga dengan menggunakan kapal menghalau kapal asing tersebut, sehingga kapal asing itu berbalik arah ke tengah laut," tandas Arifin Sum.

Kapolsek Pangkalan Susu AKP Ilham S Sos melalui Kanit Reskrim Ipda Eko B Pranoto, membenarkan bahwa telah terjadi pengusiran kapal Asing berbendera Hongkong di perairan Desa Pulau Sembilan.

"Kebetulan saya masih di lokasi, untuk mengamankan warga yang sedang mengusir kapal asing yang hendak mengangkut ikan kerapu di salah satu keramba milik pengusaha, di perkirakan lebih dari seratus orang warga dengan menggunakan 3 buah kapal untuk mengusir kapal asing tersebut", tandas AKP Ilham S Sos.

Ipda Eko B Pranoto juga menambahkan, bahwa sekarang ini situasi sudah kondusif dan kapal asing tersebut sekarang sudah berada di tengah laut lagi.

Warga pun sudah kembali ke rumahnya masing-masing dan menyepakati kapal asing tersebut boleh mengangkat ikan di keramba denga cara melangsir hasil ikan yang di keramba dengan kapal nelayan. (metrolangkat.com)
Baca Juga