Kemenkumham Usut Dedy Corbuzier Wawancarai Mantan Menkes Siti Fadillah Tanpa Izin

Iklan Semua Halaman

Kemenkumham Usut Dedy Corbuzier Wawancarai Mantan Menkes Siti Fadillah Tanpa Izin

Admin
Selasa, 26 Mei 2020

Asianmuslim.com - Kemenkumham Usut Dedy Corbuzier, Deddy Corbuzier wawancarai Siti Fadillah tengah menjadi sorotan. Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah baru-baru ini secara eksklusif diwawancarai Deddy Corbuzier, saat tengah menjalani masa hukuman akibat kasus korupsi..

Dalam video bertajuk Siti Fadillah, “Sebuah Konspirasi- Saya Dikorbankan” (EXCLUSIVE), Siti berbincang dengan Deddy tentang banyak hal, seperti flu burung, virus corona, hingga Bill Gates.

Sebelumnya, nama Siti Fadilah kembali mencuat saat menyuarakan agar Indonesia tidak tunduk dengan WHO atau Bill Gates soal pembelian vaksin corona.

Dalam unggahannya, Deddy menjelaskan dirinya mengunjungi Siti di salah satu rumah sakit.

“Ibu Siti Fadilah saat ini terbaring sakit di rumah sakit. Dipindahkan dari penjara sejak kemarin,” tulis Deddy tanpa menjelaskan sakit yang sedang diderita Siti Fadilah, Kamis (21/5).

“Sesampainya saya di sana, disambut dengan senyum seorang ibu,” lanjutnya.

Kepada Deddy, pernyataan Siti masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, bahwa dirinya tidak bersalah atas kasus korupsi vaksin.

“Dan mulutnya langsung berucap, ‘Saya tidak korupsi pak. Saya mati untuk bangsa. Saya lah satu satunya orang di dunia saat itu yang berhasil menyetop pandemi. Dan saya sekarang dipenjara’,” ucapan Siti kepada Deddy.

Namun, setelah video tersebut diunggah Deddy di kanal YouTube miliknya dan telah ditonton 2,8 juta penonton, baru diketahui bahwa Deddy ternyata tidak mengantongi izin dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM. Kemenkumham Usut Dedy Corbuzier tentang izin Wawancarai Mantan menteri kesehatan Siti Fadillah.

Rita menyebut, kegiatan Siti Fadilah dan Deddy Corbuzier itu menyalahi aturan.

“Kalau mau dibilang wawancara itu menyalahi (aturan) ya. Karena yang berkaitan dengan wawancara, hal yang berkaitan dengan pemasyarakatan, napi dalam hal ini harus izin humas Ditjen PAS,” tambahnya.

Hal tersebut juga telah dikonfirmasi langsung oleh humas Ditjen PAS, Rika Aprianti.

“Iya, enggak ada izin sama sekali ke kami,” ungkap Rika, Sabtu (23/5).

Rika tidak memungkiri bahwa apa yang dilakukan oleh Deddy memang menyalahi aturan. Apalagi, Deddy melakukan wawancara di saat Siti sedang dirawat di Rumah Sakit.

Untuk itu, Rika mengatakan Ditjen PAS kini tengah melakukan investigasi terkait pelanggaran tersebut.

Sebab, dia mengakui tim yang melakukan penjaga terhadap Siti Fadilah kecolongan.

“Adanya kecolongan ini akan kita cek yang pasti itu tidak sesuai aturan. Kami tidak tahu dan tidak pernah keluarkan izin,” tegasnya.

Karena itu, Ditjen PAS tengah mengusut untuk mencari pihak yang bertanggung jawab, yang diduga meloloskan Deddy untuk mewawancarai Siti.

“Lagi kita telusuri saat ini. Tapi, yang perlu diketahui, dengan kondisi COVID-19 saat ini, walau keterbatasan, tim sudah menjaga sesuai dengan fungsinya. Posisi wawancara tersebut saat Bu Siti sedang dirawat di RSPAD, kan,” bebernya.

“Teman-teman sudah berusaha menjaga. Jadi, jangan buru-buru menghakimi. Mereka sudah berusaha dengan segala upaya maksimal melakukan tugasnya. Tapi, ya, memang izin (wawancara) belum ada,” tambahnya.

Saat ini Siti Fadilah juga diketahui sudah kembali ke Rutan Pondok Bambu dan menjalani masa tahanannya. Siti sudah diizinkan keluar rumah sakit karena kondisinya yang sudah lebih baik dan atas rekomendasi dokter.

Siti Fadilah merupakan narapidana kasus korupsi alat kesehatan. Ia dihukum empat tahun penjara oleh hakim dan baru akan bebas pada Oktober 2020 mendatang.
Baca Juga